Ruparupanya ada kisah seorang guru yang harus menelan pil pahit setelah ia kalah update informasi dari murid-muridnya lewat fasilitas google. Menyedihkan atau memprihatinkan ? Tapi inilah fenomena yang sekarang terjadi di dunia pendidikan kita.
Kemarin atasan saya membawakan kliping KOMPAS tertanggal 16 Februari 2009. Sebuah tulisan dari R Arifin Nugroho (Guru Lawan Google) benar-benar membuat hati saya miris melihat perkembangan tenaga pendidik (baca : guru) dalam menghadapi pesatnya pendidikan itu sendiri.
Bila dirunut dan dicari-cari, kesalahan sistem ataupun sumber dayanya sendiri pasti akan terpojok dengan hal ini. Yang menjadi pertanyaan sekarang, akankah kelak peran seorang guru tidak diperlukan lagi, berganti dengan mentor-mentor digital yang siap memberi ‘makan’ ilmu pengetahuan kepada siswa-siswanya ?
Ke depan hendaknya kita sama-sama menyikapi fenomena ini dengan arif dan bijaksana. Bilamana guru perlu meng-upgrade kompetensinya, ada baiknya bila kita ikutĀ ambil bagian di dalamnya. Majulah Pendidikan Indonesia!
